Kania panik mendengar informasi kalau Kafi dibawa ke kantor polisi. Dia buru-buru keluar tanpa menyempatkan diri menyelamatkan tampilan yang berantakan, rambut tidak disisir, baju hanya dilapisi jaket, dan dia lupa memakai sandal tipis. Kania pamit pada mama mertua sebagai satu-satunya orang yang ditemui, kalau perempuan imut yang suka pakai parfum melon pasti lagi mesra-mesraan bersama suami. Beruntung langsung ada taksi sampai Kania ingin sujud syukur tidak perlu membuang waktu dan tenaga yang minim, dia juga lupa terakhir perutnya diisi nasi. Haidar : Gue udah tahu bang Kafi masuk kantor polisi. Kania membuka pesan yang masuk setelah duduk manis di jok belakang. Haidar : Lo jangan ke mana-mana, tunggu gue sebentar lagi pulang. Kania berdecak, lalu menjejalkan lagi ponselnya ke ta

