Bekerja Sama

1193 Kata

"Lah tiba-tiba udah di kamar aja?" Kania mengernyit saat mendengar suara pintu dibuka, lalu muncul wajah lesu sang suami. Padahal tadi Haidar mengatakan akan begadang untuk main game bersama Ilham dan menyuruh Kania tidur duluan. Kania melirik ke arah jarum jam. "Baru pukul sepuluh. Udah ngantuk tumben amat?" Sejak dulu, Kania tahu kalau Haidar hobi begadang. Jarang sekali suaminya tidur cepat kecuali badannya benar-benar dilanda lelah. "Hem." Haidar hanya bergumam, lelaki itu merangkak ke ranjang dan meraih guling untuk dipeluk sampai Kania ingin tertawa mengingat sikapnya mirip Cika. "Tadi Bang Gibran sama istrinya turun." Haidar sedikit manyun menimbulkan kerutan halus di dahi Kania. Padahal Aliza sudah tidur sewaktu Kania menonton televisi. Kania mengernyit lalu mengangkat kedu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN