Chapter 19

2081 Kata

Sang surya memancarkan sinarnya dengan gagah. Pagi yang dingin mulai menghangat karena sinarnya. Orang-orang mulai bangun dan bersiap melakukan aktivitas masing-masing. Mansion megah Reeve demikian. Pelayan-pelayan yang bekerja disana mulai sibuk melakukan tugas masing-masing. Seorang gadis menggeliat pelan kala merasakan sinar matahari mengganggu tidurnya. Tangannya menarik selimut menutupi wajahnya dan melanjutkan tidurnya yang tertunda. Laki-laki yang membuka tirai untuk membangunkan gadis itu terkekeh pelan. Kaki panjangnya melangkah mendekati ranjang. Selimut itu ditarik hingga kepala gadisnya terlihat. Kepalanya mendekat ke telinga gadisnya, membisikkan sesuatu. “Bangun sekarang atau aku cium kamu sampai kehabisan nafas.”  “m***m mulu!” Gadis itu berguling menjauhi kekasihnya. K

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN