Happy Reading . . . Ting! Sebuah notifikas menyela pembicaran serius antara Nesya dan Kavin yang bahkan belum dimulai letak kepastiannya. "Gue di bawah." Sebuah pesan dari Dimas, padahal baru beberapa jam pria itu mengantarkannya kemari. Atau mungkin alam memberitahu Dimas dengan apa yang akan Nesya alami sekarang ini?! "Mau ke mana?" tahan Kavin ketika melihat Nesya yang sedang memaksa diri untuk bangun dari tempat tidur. "Pulang," jawab Nesya, "saya udah dipecat, kan?" "Siapa yang bilang?" "Satu menit aja belum, sudah lupa sama apa yang diomongin. Bapak ahli dalam melupakan perkataan sendiri, ya?" Mendengar ucapan Nesya begitu percaya diri membuat Kavin terkekeh. "Kayaknya kamu harus belajar bahasa indonesia lagi, biar bisa membedakan yang mana pernyataan, yang mana pertanyaan."

