40

1587 Kata

"AYAHHH!" "Sssstt, jangan berisik, Bang. Dedek Azi baru bobok," peringat Kinara saat Razkana berteriak heboh ketika Adrian masuk ke ruangannya sambil membawa sesuatu. Kinara menggeleng-gelengkan kepalanya ketika ucapannya diabaikan, bocah itu sekarang sudah berlari menuju Adrian. "Ayah bawa apa?" tanyanya dengan sedikit menginjit untuk melihat apa yang dibawa sang Ayah. "Roti Bunda dari resep baru," jawab Adrian membuat Razkana membulatkan matanya. "Woah, Babang mau!" Kinara terkekeh melihat ke antusiasan anak tengahnya, Razkana itu selalu ingin menjadi yang pertama untuk mencicipi  menu baru dari toko roti miliknya. "Ayo sini makan di sofa," ajak Adrian sambil meletakan nampan itu di atas meja.  Adrian yang tak melinat Isterinya bergabung bersama mereka berjalan mendekati Kinara yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN