37

1062 Kata

“Gimana keadaan isteri lo, Ga?” “Masih diperiksa sama dokter,” jawab Arga sambil menghela nafasnya gusar. Pria itu tengah berdiri di depan ruangan isterinya dengan harap-harap cemas. Dari saat mereka bangun tidur dan sarapan Aya memang nampak pucat dan tidak baik-baik saja. Tapi, wanita itu menutupinya dengan berlaga baik-baik saja. Hingga akhirnya tubuh wanita itu tidak lagi bisa bertahan dan berakhir tumbang. Aya pingsan tepat ketika Arga mengatakan bahwa Abel juga turut menjadi korban Bara. Namun, setidaknya kini mereka tahu siapa yang menjadi musuhnya. Mereka berdua sama-sama menyesal, andai saja jika mereka bisa sedikit mendengarkan penjelasan Abel mungkin saat ini bocah itu masih berada bersama mereka dan bisa lebih cepat melakukan pergerakan untuk menyelamatkan anak mereka.  Namu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN