I Feel ...

2537 Kata

"Bun, kapan kita bisa jalan-jalan lagi sama Om Azka?" Hana tersedak saat mendengar pertanyaan dari Ian. Wanita itu melayangkan tatapan sebal kepada  anaknya yang kini memasang wajah tanpa dosa. Hana tidak habis pikir, kenapa Ian sangat menyukai Azka, padahal mereka baru bertemu beberapa kali. "Ian, kalau ayahmu pulang, jangan pernah menyebut nama Om Azka, ya?" Hana mewanti-wanti puteranya. Dia tidak ingin Ian terbiasa dengan Azka. Kalau sampai  anak itu membahas Azka saat Rama ada, bisa dipastikan suaminya itu kembali menganggapnya selingkuh. Padahal ia sama sekali tidak melakukan hal itu. Ia hanya bersahabat, tidak lebih. "Memangnya kenapa, Bun?" "Ayah tidak suka jika ada yang merebut posisinya," ujar Hana tanpa pikir panjang. Ian mengerutkan keningnya.  anak itu meraih segelas s**

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN