Jadi Sahabat Saja

2281 Kata

Tidak terasa waktu dua bulan sudah dilewati Hana bersama Rama dengan hubungan yang lebih manis. Ian, putera mereka pun sangat senang karena kedua orang tuanya akhirnya kembali bersatu. Tersenyum bersama dalam suka dan duka. Minggu pagi ini Rama sudah rapi dengan setelan kerjanya. Sebuah koper kecil pun sudah terletak di sampingnya. Hana saat ini tengah memasangkan dasi Rama yang hampir saja kelupaan. “Kerja kok tiap bulan harus keluar kota. Lama lagi,” gerutu Hana saat wanita itu selesai memasangkan dasi untuk Rama. Lelaki itu terkekeh mendengar Hana menggerutu. Bibir wanita itu mengerucut saking jengkelnya. “Cieee yang tidak mau ditinggalkan. Sabar ya, Sayang. Aku kerja kan untuk kalian semua.” “Iya, deh.” “Ayah, kalau pulang nanti mampir ke toko mainan, ya. Beliin mainan untuk Ian.”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN