Tiba di kediaman Bagaskara, Hana disambut beberapa pelayan seperti biasa. Rihana Wulandari memang terkenal sebagai wanita yang ramah dan baik hati di kalangan pelayan. Apalagi Hana jadi menantu kesayangan Handaru Bagaskara. Itu sebabnya kedatangannya menjadi kebahagiaan tersendiri bagi seluruh penghuni rumah Bagaskara. Gelak tawa Ian terdengar saat Hana mulai memasuki ruang keluarga, beberapa saat kemudian dia bisa melihat Ian sedang bermain kejar-kejaran dengan Handaru Bagaskara, sang kakek. Ian adalah orang pertama yang menyadari kehadiran Hana, anak lelaki itu langsung menghambur ke pelukan sang bunda dengan wajah ceria serta robot-robotan dalam pelukan. “Bunda! Kenapa jemput Ian lama sekali?” tanya anak itu. Hana mengelus puncak kepala Ian dengan lembut. “Maaf ya, Sayang. Tadi macet

