23

1665 Kata

Semua kembali berjalan normal, yang berbeda hanya Jiles kini hidup dengan seseorang yang berwajah sama dengannya, hanya beda warna rambutnya. Hak asuh Jiles, diambil alih oleh Walter. Meskipun Walter tidak tahu boleh atau tidak, dia juga mengurus rumah sakit milik ayah Jiles. Sekolah ditutup untuk selama-lamanya, karena polisi menemukan belasan, hampir puluhan mayat di gudang, yang disimpan di ember-ember, dan lemari yang sudah tak terpakai. Walter akhirnya memutuskan memasukan mereka ke sekolah lain yang jaraknya tak begitu jauh dari rumahnya, agar mudah untuk memantau keseharian mereka, terutama Peter. Sekolah itu juga sistemnya asrama, karena Jiles masih sering sedih atas kepergian ayahnya serta Jina, jadi akan lebih baik kalau ia tinggal di asrama. Di sana banyak teman, banyak kegi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN