Bang Supri sedari awal sudah tahu jika kedatangn Robi ke rumahnya bukan hanyan hanya ingin bermain semata, terlihat dari sorot mata dan gelagatnya, dia sedang memendam sesuatu. Terlihat sekali dia sedang gelisah, Bang Supri sengaja segera mengambilkan dia minum agar dia bisa lebih tenang dulu selain memang itu suatu kewajiban dia untuk memperlakukan tamu yang bertamu ke rumahnya. Bang Supri memang sangat peka terhadap hal-hal seperti itu. “Biar dia tenang dulu, mungkin memang memdam sesuatu hal yang penting” gumam Bang Supri. Robi mulai meminum teh yang di suguhkan oleh Bang Supri. Satu teguk, dua teguk hingga terlihat ait the di dalam gelas tinggal setengah. Robi mulai mengatur napas dan mencoba membuat dirinya unutk releks rileks terlebih dahulu. Dia merasa sekarang sudah siap untuk me

