Bak sudah masuk ke dalam jerat perangkap, tidak ada cara lain jika ingin selamat kecuali melawan mereka berempat. Entah bagaimanapun nanti hasilnya, Arumi adalah prioritas utama yang harus Anjas selamatkan dari sana. Kondisi yang sudah gelap membuat, sebenarnya juga membuat Anjas khawatir karena jarak pandang dia terbatas, akan sulit menebak gerakan mereka berempat. Mereka berempat tampak sudah siap melawan Anjas yang sendirian, “Setelah nanti aku mulai berkelahi, aku minta kamu segra lari sejauh mungkin dari tempat ini” bisik Anjas pada Arumi. “Enggak mas, aku mau tetap di sini” ucap Arumi yang tidak tega jika harus meninggalkan Anjas sendirian. “Kamu enggak usah pedulikan akau saat ini, pokoknya nanti kamu harus cepat lari dari sini” ucap Anjas kembali. Namun Arumi masih tampak tidak

