Pagi berikutnya, Alvino mengantar ketiga anaknya pulang ke rumah yang di tempati Ana. Tiba di sana ia terlebih dulu mengucapkan pesan untuk anak-anaknya."Jangan nakal ya kalau sama Mama!" Alvino mrngecup kening putra terakhirnya. "Dady ikut ayo ..." Rengek Elios sambil menarik baju ayahnya. Alvino menghela nafas, hal ini sering terjadi. Ia mengerti jika anak-anaknya butuh seorang ayah di sisi mereka. Namun melihat keadaan itu nampak sulit baginya kembali bersama Ana. "Gak bisa El, nanti Mama marah!" Mata Elios berkaca-kaca siap mengeluarkan air mata yang berada di ujung matanya."Dad ...!" Elios menghambur dalam dekapan Alvino. Elios itu cengeng dan manja, terlebih jika bersama Alvino maka dari itu jika ia akan berpisah dengan sang ayah dirnya akan menangis hingga puas. Tadinya, ia k

