Dua Minggu sebelumnya.... Waktu sudah menunjukkan pukul satu dini hari. Raka masih bergelut dengan layar laptop di depannya. Sesekali meminum kopi yang sudah diseduh lebih dari dua jam yang lalu. Sesekali membenarkan letak kacamatanya. Entah apa yang dicarinya dan dilihatnya pada layar itu. Sesuatu menarik perhatiannya, segera ia meng-klik tulisan yang dia maksud dan membacanya. "Kecelakaan, donor organ tubuh? Meninggal karena kecelakaan," ujar Raka mulai menemukan jawaban. Teka-teki dalam pikirannya mulai terpecah. "Alika! Benar, dia adalah korbannya." Raka menyimpulkan. Dia menghela napas. Tersenyum kecut saat melihat nama rumah sakit yang tertera. Raka mengetahui dari nama orang tua Alika. Raka tak percaya, dia mencari sumber lain lagi. "Dulu Ayahnya yang mengambil nyawa orang tuan

