Setelah mendapat bentakan dari dua wanita sekaligus, seketika pria itu menciut dan memilih duduk di ruang tunggu, tentu saja menunggu Nora selesai dengan urusannya. Sementara Lais mencoba menghubungi sektor lain yang ada di sekitaran wilayah tersebut. Lais pun akhirnya mendapat petunjuk setelah menelepon tiga sektor. Tak ingin asal menyimpulkan, Lais pun menanyakan plat nomor dan identitas korban. Ternyata, benar, itu Saga dan Rivan. Nora pun panik dan nyaris pingsan, tubuhnya lunglai seketika saat mendengar kecelakaan yang dialami Saga. Akan tetapi, Lais tiba-tiba menggebrak meja karena teringat mobil patroli sedang digunakan rekannya untuk berpatroli malam. “Ah, sial!” pekik Lais, bersamaan dengan suara gebrakan meja. Nora yang nyaris pingsan, seketika terperanjat. Kesadarannya kemba

