"Gue juga gak ngerti Ze. Gue..." Beberapa saat Devano menggantungkan kalimatnya. "Gue merasa pengen terjadi hal-hal aneh diantara kita sekarang." Lanjut Devano. Zea mendongak. "Elo gak waras?." "Sepertinya ini bukan rasa bersalah gue sama keluarga elo Ze, kayaknya gue beneran suka sama elo" Zea terdiam dengan tak berkata apapun. Dia menunggu kalimat yang akan dilontarkan Devano. "Gue juga gak sadar dengan perasaan gue sendiri Ze" Cklek Devano dan Zea saling berpandangan. Siapa gerangan yang masuk kedalam rumah malam-malam begini. Niat awal ingin berbicara serius, dengan terpaksa Devano harus menghentikannya. Dia berbisik "tunggu disini, gue mau liat siapa yang dateng." Lalu Devano keluar kamar. Yang mendapati ayahnya sedang mencari sesuatu di dalam kamar almarhum ibunya. "Sedang a

