Setelah hampir satu minggu Devano disibukan dengan berbagai hal. Akhirnya Devano bisa bernapas lega usai mengurusi kepindahan adiknya. Semenjak itu pula Devano sudah tidak lagi bertemu Zea akhir-akhir ini karena Devano juga ijin tidak memasuki jam perkuliahan. "Kak Dev telponnya bunyi tuh!" Teriak Vina. Devano keluar dari dalam kamar mandi dengan keadaannya yang masih basah. Hanya handuk yang melilit dipinggangnya. "Ini ponselnya kak" Vina menyerahkan ponsel itu pada Devano. Kemudian Devano langsung menerima telpon dari Zea. Entah kenapa, ada rasa rindu ketika Devano menerima telponnya. "Hallo" "Dev lo putus sama kak Gisel?" Ucap Zea tanpa basa-basi. "Enggak. Kenapa?" Beberapa saat Zea terdiam. "Enggak jadi deh." Ucapnya. "Kenapa Ze? Lo bilang aja? Ada apa sama Gisel". "Gue... Em

