Bagian 23

2489 Kata

Hann  Enam bulan sudah lavender itu bertahan di asrama. Kini hanya ada satu pot dan lima bibit saja yang tersisa. Semacam seleksi alam, kukira. Dan memang, memelihara lavender tidak seperti yang aku bayangkan sebelumnya. Setidaknya –buatku, menjaga keberlangsungan hidup lavender ternyata lebih sulit daripada menanam sayuran atau buah-buahan di ladang belakang rumah, pikirku lagi.            Namun setelah kulihat-lihat, ternyata masalahnya bukan terletak pada tanamannya, tetapi akulah yang sedari awal, sudah salah merawatnya. Semisal di awal-awal periode aku selalu membiarkan tanahnya tetap lembab. Kupikir bagus bagi tanaman agar hidup di tanah yang lembab, tetapi tidak bagi lavender. Baik di akar maupun daunnya harus tetap kering, jangan sampai lembab.            Di akhir maret, lima

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN