Nala “Maaf tiba-tiba aku mengirimkan surat itu. Aku tidak bermaksud menjadi perempuan cengeng. Aku tahu betul saat ini aku sedang dikuasai oleh reaksi yang terjadi secara berlebihan dalam tubuhku. Hari ini mungkin aku tunduk pada keadaan manipulasi otak dan pikiranku, tapi kupikir tidak akan lama ketika aku membalikkan keadaannya. Siapapun punya peluang untuk menang melawan dirinya sendiri,” terangku pada Hann. “Aku hanya ingin semuanya normal. Aku ingin diriku tak perlu repot-repot memikirkan orang-orang, atau momen-momen yang telah berlalu itu. Menyenangkan memang bisa bersama denganmu, Hann, aku akui itu. Tapi kamu tahu, perasaan itu hanyalah sekedar reaksi saja. Kadar hormon dopamin yang diproduksi oleh hipotamulus dalam tubuhku bereaksi dan terus memproduksi rasa gembira yang sema

