The First Movement

2363 Kata

Manekin Evgen masih dalam posisi semula teronggok di pojokan kamar dekat balkon. Semburat cahaya menyilaukan matanya. Ya, cahaya matahari memang dengan bebas masuk ke dalam kamar Gita dari celah gorden yang memang sengaja tidak ditutup sempurna oleh gadis itu, agar kamarnya tidak redup-redup amat dan jika ia keluar maka AC akan dimatikan dan membiarkan udara keluar masuk melewati ventilasi di atas jendela kamarnya yang terbuka. Evgen terus mengamati sekitar tempat ia berada sekarang. Matanya memandang dari ujung kamar ke ujung lainnya. Kamar yang bagus aku suka dengan penataannya meskipun kelihatannya Gadis itu tak benar-benar merapikan seluruh barang-barangnya. Yah, setidaknya tempat ini jauh jauh lebih baik daripada tempat sampah itu. Aku benar-benar tidak habis pikir bagaimana nasibku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN