Hap

1571 Kata

Benar, Hatiku bahagia. Namun di hari yang sama aku juga menyadari kebahagiaan yang kubangun ternyata tepat berada di atas jurang.  Hari ini aku bertemu keluarga Tan yang ternyata menyambutku dengan baik.  Bahkan aku tidak mengerti mengapa perbedaan kasta ini bisa mencair meski pandangan orang di luar berkata tidak mungkin.  Aku terbiasa hidup dalam keterbatasan materi sehingga dulu saat sekolah aku selalu di bully, itu karena Ibuku seorang pedagang roti keliling. Sementara Ayah hanya mengandalkan gaji guru honorer untuk membiayai kehidupan kami.  Tak jarang cibiran orang terus terngiang ketika aku masuk sekolah unggulan.  Sekolah terkenal yang berisikan murid-murid dari keluarga terpandang. Di sekolah aku terbantu karena berteman dengan Bin yang merupakan anak dari seorang Direktur Bank. 

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN