Napas Buatan

1366 Kata

Tante,  ayo! Candy sudah lapar nih!” Candy menarik tanganku agar keluar dari kolam. Tapi rasanya aku masih ingin menikmati air.   “Kamu saja duluan,  aku masih ingin belajar.” Aku kan malu,  masa kalah dengan keponakan sendiri.   “Pulang sekolah atau besok-besok kan bisa. Jangan di paksa nanti kakinya keram.”   “Iih sebentar,  lagi pula airnya gak terlalu dalam. Tuh, aku masih bisa berdiri di kolam.” Jawabku menunjukkan ketinggian air yang tidak melebihi leherku.   “Aku  duluan. Benar nih gak apa-apa?”   “Benar!” Candy berjalan ke luar area kolam, meninggalkanku sendiri.    Rasanya seperti Mermaid kalau berendam seperti ini. Tapi, mana ada Mermaid yang tidak bisa berenang ...   Ish,  sayang sekali!   Pasti menyenangkan punya buntut seperti ikan, kan bisa berenang dan bermain ai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN