Kedai Kopi LoveFam Ada sedan hitam terparkir di depan kedai, tumben. Jarang ada yang bawa mobil ke sini, biasanya anak-anak muda yang ke selalu bawa motor. Gaya mobilnya juga seperti mobil mahal. Siapa ya? Kreak! Kubuka pintu etalase, ternyata ada Ibu dan Ayah sedang duduk di table paling ujung, mengobrol dengan seseorang ber jas hitam, memakai kaca mata. Kuhampiri Kak Naru yang sedang membuat coffie. Bertanya padanya. “Siapa Kak yang datang?” “Tidak tahu.” Jawabnya masih menekan tuas mesin kopi. “Masa gak tahu?” “Masa aku harus menguping gitu?” “Ya gak juga sih,” gumamku, memperhatikan dari kejauhan bahasa bibir Ibu ketika berbicara. “Oya, bagaimana keadaanmu? Apa sudah ke dokter? Aku dengar dari Candy kemarin ....” “Aku baik-baik saja gak usah

