Siska memutar badan Kemal agar mereka berhadapan, ditatap kekasihnya dengan pandangan menyelidik. “Kemal-!” diguncang kedua lengan atas sang kekasih, “Ada apa sebenarnya? Jangan sembunyikan dariku.” Kemal menghela napas, lantas melepas kedua tangan Siska dari lengannya.. “Kamu tenang ya-“ diminta perempuan ini tenang, “Aku akan membelikan mobil baru yang lebih bagus dari mobil itu.” Dia pun menjanjikan akan membeli mobil baru untuk kekasihnya itu. Siska menghela napas, “Apa Lotta mengambil mobil itu?” dia feeling mobil diambil sama Lotta. Mendengar ini, Kemal tidak bisa memberi jawaban. “Berarti-“ Siska mendapat jawaban, “Mobil itu diambil Lotta.” Feelingnya tepat, “Dasar perempuan kurangajar!” lantas menyembur marah, “Semua milik Kemal diambil sama dia! Apa sih mau dia? Sudah mandul

