Dimarahi Nani

2906 Kata

Wajah takut Eliana mendadak hilang begitu melihat tatapan Devan. “Tatapannya indah sekali,” batinnya kagum. Devan juga balik menatap karena merasa sedang melihat Eliana yang kumuh seperti dulu. Tiba-tiba Nani membuka pintu karena ia ingin menyambut kekasihnya yang sedang berada di lift menuju ke sini. Tetapi gerakannya langsung terhenti begitu melihat anak angkat dan majikannya sedang saling tatap hingga lupa dengan tujuan membuka pintu. “Sejak kapan mereka ada di depan pintu?" batin Nani sambil menatap Eliana dan Devan bergantian. Nani melambaikan tangan di depan wajah Eliana agar menghentikan tatapan kagumnya. Namun, berapa kali pun melambai, baik Devan maupun Eliana tetap pada tatapan masing-masing seperti pagi tadi. “Benar-benar anak ini!” gumam Nani kesal pada Eliana sambil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN