“I—iya, Pak, Berkencan,” balas Ken gugup karena ia juga sanksi dengan sarannya sendiri. “Kenapa kamu malah menyuruh aku berkencan dengan wanita lain?” “Agar El tahu Pak Devan itu menyukai wanita.” Ken langsung memalingkan wajahnya sambil memejamkan mata kuat-kuat saat menyadari jawaban yang ia berikan akan membuat Devan tersinggung atau bahkan tahu apa yang ia pikirkan tentangnya. “Maksudmu?” Devan bertanya tanpa menghilangkan wajah herannya. Ken kembali menghadap Devan lagi. “Ma—maksudku, Pak Devan coba berkencan dulu dengan wanita lain agar El tahu bagaimana cara Bapak memperlakukan wanita yang dicintai.” “Bagaimana mungkin aku menunjukkan caraku mencinta wanita lain di depan wanita yang aku cintai? Yang ada El tidak akan berpikir ada cinta dariku untuknya.” Ken diam karena ia ter

