“Menurutku perkataanku sangat jelas dan tidak perlu menjelaskan maksud dari kata-kataku.” Devan langsung mengambil piring yang masih Eliana pegang karena tidak juga diberikan meskipun sudah terisi semua menu di meja. “Maafkan pertanyaanku, Pak.” “Tidak apa-apa.” Eliana kembali mengambil piring yang kali ini untuk dirinya sendiri. “Ini telingaku yang aneh atau ucapannya?” batinnya bertanya-tanya. “El, bagaimana perkembangan penyelidikan Eric?” Devan bertanya sambil menyendok isi piringnya. “Sampai siang kemarin kabar terakhir yang mata-mata kita berikan, Pak Eric siang ini akan melakukan pertemuan dengan Bryan Watson—CEO Green Food.” “Green Food? Bukannya perusahaan itu sedang bermasalah dan sahamnya bulan kemarin turun drastis karena isu bahan makanan yang tidak berizin?” “Iya benar

