25. Shine on Me

1127 Kata

Rasa nasi goreng buatan bunda memang tak ada yang bisa mengalahkan. Gara sampai mengerjap, menikmati setiap kunyahan. Selera nusantara yang merenggut indera perasa sedang terulak-alik di sana. Sungguh, nasi goreng dengan toping apapun, Gara sangat menggilainya asal tangan bunda yang membuatnya. Tok... Tok... Dinan mengetuk meja sebanyak dua kali, menyadarkan Gara. “Gimana rasanya? Merem-melek, merem-melek mulu!” Bersama mulutnya yang penuh, Gara menyunggingkan senyuman innocent. Ia lantas menghabiskan sisa nasi di dalam mulutnya. “Bunda pakai nanya segala. Enak, lah.” Meskipun Dinan sudah mendengarkan hal tersebut berulang kali, rasanya ia tak pernah bosan. Ia semakin bangga dan bahkan semakin meningkatkan rasa percaya dirinya. Dinan kemudian melanjutkan aktivitas makannya. “Gara...”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN