Chapter 8

1100 Kata

Part 8 Apartemen 2 Tiara memandang titisan air hujan yang membasahi jendela apartemen. Untuk beberapa saat ia membiarkan jendela itu terbuka agar angin sore masuk ke dalam ruangannya. Namun ketika angin mulai disertai hujan deras, Tiara buru-buru menutup jendela. Tak banyak yang bisa ia lakukan selain berbaring, beres-beres, mencuci piring, menyapu, mengepel dan juga pekerjaan rumah tangga lainnya. Walau ia masih sangat membenci Bari, tetapi ia juga tipe orang yang tahu terima kasih. Kring! Kring! Telepon apartemen berdering. Tiara tersentak dari lamunannya, tetapi ia enggan mengangkat panggilan itu. Bagaimana kalau yang menelepon adalah pacar Bari atau keluarganya? Jangan sampai Rumi dan Angkasa tahu kalau dia tinggal bersama pria itu. Paling tidak untuk saat ini. Kring! Kring! D

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN