BAB 20 “Buk, kamu apaan sih kok malah nyuruh ayah keluar. Kamu lihat kan tadi anak kita habis nangis aku mau tau siapa yang membuat putri kita mengeluarkan air mata lagi.” Protes Ayah Baskara geram pada Ibu Karina. Ibu Karina menghela nafas pelan, dirinya berfikir bagaimana menjelaskan kepada suaminya itu. Ibu Karina mengerti tentang rasa khawatir suaminya itu terhadap putrinya namun biar bagaimanapun juga untuk sekarang putrinya masih belum ingin di ganggu. Andai saja Tina tidak mengadu kepada Ayahnya tentang kakaknya yang habis menangis mungkin suaminya tidak akan seposesif ini. “Mas, Ara masih belum ingin di ganggu. dia masih butuh waktu dulu untuk memulihkan suasana hatinya jadi biarkan saja. aku yakin kok besok sudah baik-baik saja.” kata ibu Karina berusaha menyakinkan suaminy

