BAB 21 “Siapa makhluk yang tak berperasaan?” tanya Alfaro yang tiba-tiba muncul dari belakang Ara dan Siska. Ara dan Siska saling menatap satu sama lain, mereka sangat terkejut melihat kedatangan Alfaro secara tiba-tiba. Apakah tadi Alfaro mendengar semuanya? Pikir Ara dan juga Siska. “Jawab Sis, kan kamu yang tanya sama Ara?” tanya Alfaro penuh penekanan. Siska menelan ludah dengan berat ia menjadi gugup dan bingung harus menjawab, tidak mungkin jika dirinya mengatakan jika makhluk tak berperasaan itu adalah kakaknya sendiri, bisa kakaknya akan mengabaikannya selama satu hari penuh. “Maaf pak, saya menyela. Bapak ada apa kesini apa ada perintah atau butuh bantuan dari saya?” tanya Ara mengalihkan pembicaraan. Ara mengerti jika Siska tidak bisa menjawabnya, ia bisa merasakan tangan S

