Kotak besi beroda yang membawa Arga dan Annisa membelah jalanan, kini telah berhenti di suatu tempat. Sebuah taman yang memiliki kolam besar dengan 31 batang besi yang mengalirkan air di ujungnya. Tak hanya itu, batang besi itu bercahaya warna-warni saat malam, seperti saat ini. Banyaknya pohon rindang, dan lokasinya yang berada di tepi jalan Raya, membuat taman itu menjadi salah satu obyek wisata kota itu. Arga sengaja memilih tempat itu. Selain karena aksesnya mudah, Arga ingin menghirup udara di ruang terbuka itu sudah sejak lama. Kesibukannya dalam bekerja, membuatnya tak memiliki waktu untuk sekedar melepas penat di taman itu. Tak ada yang menemani dirinya ke sana, membuat Arga malas. Sebenarnya, pria itu sangat tak suka sendirian. Namun, sebuah tuntutan membuatnya harus demikian. Be

