BAB 58 - Arinta berduka

1065 Kata

Arga mengikuti arah pandang Annisa yang saat ini tampak terkejut luar biasa. Tubuh gadis itu tampak bergetar cukup hebat. Bulir keringat di pelipisnya cukup membuat Arga khawatir. "Nis?" Arga menggoyangkan tangan Annisa yang berada di atas meja. "Hah? Ya?" Annisa masih tampak gugup. "Kita pulang saja, ya?" Tanya Arga yang dijawab anggukan oleh gadis itu. Annisa masih tampak linglung. Arga bisa menebak kalau pikiran Annisa saat ini sedang kacau. Ia menggenggam tangan Annisa erat, seolah sedang menyalurkan kekuatan kepada gadis itu. Saat keduanya sudah sampai di dalam mobil, Arga segera melajukan kendaraan itu pulang ke rumah mereka. Hening menyelimuti dua keturunan adam dan hawa itu. Keduanya terdiam. Arga berusaha memberi waktu Annisa untuk menenangkan hati dan pikirannya. Ia tak ing

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN