Arga meminta Jordan untuk melihat ke luar ruangan. Lututnya masih terasa sedikit ngilu, masih sedikit susah kalau digunakan untuk berjalan. Jordan menuruti permintaan Arga. Ya, meski terkesan manja. Pria itu menurut saja. Saat membuka pintu ruangan Arga, ternyata ada Vanessa yang berusaha masuk ke ruangan Arga. “Mana Rheina dan suaminya? Aku mau ngomong!” Wanita itu berusaha melewati Jordan yang berdiri di tengah pintu yang sebelumnya ia tutup. “Maaf, Tante. Bu Rheina dan Pak Revan sudah pulang beberapa menit yang lalu,” jawab Jordan se-sopan mungkin. “Alah... Alasan! Aku dari tadi menunggu di lobi, gak ngelihat mereka! Kalian jangan bohong!” ucap Vanessa. “Rheina, keluar kamu!” wanita itu masih membuat keributan dan berteriak-teriak seperti sedang di pasar. Annisa yang baru saja kelu

