Pada akhirnya, Eleana mengantar putra-putranya ke sekolah. Emmanuel terpaksa ditinggal, karena anak itu belum membersihkan diri. Membuat Eleana harus berpikir cara untuk kembali pulang dan mengantarnya ke sekolah juga. Selama perjalanan, Elan terus memeluk erat lengannya. Eidlan yang tak mau kalah pun, melakukan hal yang sama dengan kembarannya. "Mau sampai kapan marahnya? Mata Mommy rasanya sepet banget liat muka kalian yang masam ini," gerutu Eleana berhasil mencairkan suasana. Sementara itu, Edzard dan Ezra melepas tawa. Wajah adik kembar mereka terlihat sangat lucu dengan bibir yang dimanyunkan. Tiba di sekolah, Eleana diseret oleh putra kembarnya. Gadis itu hanya bisa bersabar. Ia melepaskan genggaman tangan mereka saat tiba di depan kelas. Tanpa merasa peduli pada semua tatapan yan

