Suasana hening memenuhi ruang makan. Anak-anak tak berani menanyakan hal yang menggandrungi pikiran sang mommy. Gadis yang sejak tadi diam tanpa mengeluarkan sepatah kata pun dari mulutnya. "Ada apa dengan Mommy?" tanya Eidlan berbisik pada kembarannya. Elan mengedikkan bahunya tak acuh. "Sepertinya, Mommy sedih karena daddy sakit." Si kembar telah berbaikan atas desakan dua kakak mereka. Keduanya terpaksa menuruti, karena tak mau dilaporkan kepada sang daddy. "Mom, aku dan Ezra akan pergi latihan," ucap Edzard disela makan. Eleana mengangguk pelan. Ia bangkit meninggalkan meja makan dan beranjak menuju dapur. Ia kembali dengan membawa dua buah kotak makan. Tanpa banyak bertanya, anak-anak bisa menebak jika wanita itu akan menyiapkan bekal untuk Edzard dan Ezra. "Jangan lupa di

