Selesai satu Timbul Lagi

1123 Kata

 “Silahkan bapak saksikan siarannya di televisi!” Jawab karyawan itu dengan nada yang cukup sopan. Karena penasaran, Marel menyalakan televisi di ruangannya. Dia cukup terkejut dengan berita itu, “Apa-apaan ini? Tidak mungkin banana coffee meracuni semua orang sampai masuk rumah sakit, pasti ada yang tidak beres, baiklah terimakasih kamu boleh keluar!” Marel mengelus pelan kepalanya yang tiba-tiba berdenyut. Tiba-tiba telepon berbunyi, “Kring, kring, kring,” tanpa basa-basi Marel langsung mengangkatnya. “Halo, dengan Marel disini, ada yang bisa saya bantu?” jawab Marel dengan nada formalnya. “Datanglah ke ruang direksi sekarang! Bawa partnermu juga!Keadaan gawat,” kata Mr. Park yang sudah berada di ruang direksi. “Pasti karena berita itu, baiklah Mr. Aku ke atas!” Marel mengambil jas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN