Matahari sudah menyapa mata Felove yang masih lengket dibawah selimut, baru sadar sekelilingnya begitu asing saat pagi hari. Korden yang begitu mewah dengan kolam renang kecil di depan kamar ini. Saat dirinya berbalik, mata yang masih berkabut itu memandang sesosok pria yang terasa buram dimatanya bersandar di pinggir pintu sambil memandangnya begitu Intens. "Dia siapa? Kenapa ada di kamarku?" Felove masih belum sadar juga. Sekali lagi dia mengusap matanya, "Marel!" Felove menaikan selimutnya, tapi sudah terlanjur Marel melihat Felove memakai piyama tidur berwarna pink yang sangat menawan. Marel cukup terpesona melihat wanita di depan matanya itu, walaupun barusan bangun tidur, dia terlihat sangat cantik dan bersinar. "Ehhem, Aku tunggu dalam sepuluh menit, kamu sudah harus siap! Aku

