“Aku belum punya pacar, Mr. Kalau aku boleh tahu, kenapa Mr. Menanyakan hal ini?” “Lalu Zen itu siapa?” Mr. Park ingin tahu lebih jauh, dia tidak menjawab pertanyaan Felove sebelumnya. “Zen?Dia hanya kakak kelasku, Ada apa, Mr?” Felove semakin penasaran. “Nggak papa kok, aku sudah menduganya. Baiklah kamu boleh kembali ke ruanganmu!” Mr. Park menemukan kesimpulan dari apa yang dia dapat di hari itu. Felove dengan linglung masih mencerna maksud dari pertanyaan Mr. Park karena dia sama sekali tidak mendapatkan jawaban. Felove keluar dari ruangan itu, dan merenungi sebenarnya apa maksud dari pertanyaan Mr. Park. Sudah kuduga, ini hanya salah paham. Marel, Marel kali ini kamu terlalu gegabah untuk mengambil keputusan, aku sudah mendapatkan rekaman Felove yang ku ambil tadi pagi sebelum ak

