Hari H pernikahan pun tiba, kakek dan Mr. Park sudah siap dibawah menggunakan jas hitam yang terlihat rapi dan elegan, kakek masih gelisah menunggu Marel. Apakah dia benar-benar mau keluar atau tidak dari kamarnya. “Aku bingung, tolong berikan saja rekaman itu!Aku benar-benar tidak ingin dia seperti itu!” ucap kakek sambil melihat sesekali ke lantai atas. “Baiklah Tuan, jika pernikahan sudah terlaksana aku akan memberikannya.” Jawab Mr. Park. “Tidak, sekarang saja kamu berikan padanya, biar dia keluar dari kamar itu!”perintah kakek kepada Mr. Park ini tidak bisa dibantah. “Baik, Tuan. Saya akan ke atas untuk memberikan rekaman ini!” Mr. Park berjalan menuju ke tangga tanpa di duga, pintu kamar Marel tiba-tiba terbuka dan Marel keluar dari sana sudah menggunakan jas pengantin yang disia

