Irwantara masuk ke dalam mobil dan mobil pun mulai melesat di jalan. Selama perjalanan kembali ke rumah, pikirannya dipenuhi oleh Eidwen dan gadis yang terlihat bersamanya di ruang rapat para pengurus yayasan dan dosen siang tadi. Memikirkan hal itu membuat Irwantara menjadi cemas. Bagaimana jika Eidwen kembali berulah seperti empat tahun lalu? Dan kali ini ibunya tidak akan kembali ke Indonesia untuk membantunya menyelesaikan masalah dengan baik. Wanita itu pergi setelah Haska pergi. Irwantara mengela napas panjang, lalu menatap jalanan melalui kaca jendela mobil. Tampak baliho-baliho besar yang mengumkan dukungan untuk pemilu yang akan segara dilakukan. Sebentar lagi pertarungan karir politiknya akan dimulai, dan dia perlu fokus mengenai hal itu. Mengenai Eidwen, untuk sementara ini,

