Bab 51

990 Kata

Beberapa bulan setelah kepergian Mira dan Renata, kehidupan keluarga Ronald tampak “tenang” di permukaan. Tapi ketenangan itu hanya milik dua orang: Widya dan Rosalina. Mereka berhasil membuat semua orang percaya bahwa rumah itu kini “utuh” lagi. Widya sering datang ke sekolah Rosalina, membawa kue untuk para guru, berbicara manis tentang “keluarga barunya.” Sementara itu, Renata—yang kini pindah ke sekolah negeri kecil di pinggir kota—berjuang dengan seragam bekas dan sepatu yang sudah mulai sobek di ujungnya. Pagi itu, Renata duduk di bangku belakang kelas. Suara anak-anak lain terdengar riuh. “Eh, katanya kamu anak dari istri pertama yang ditinggal, ya?” celetuk seorang anak perempuan berambut kuncir dua. Renata menoleh pelan. “Siapa yang bilang?” “Temenku, ibunya kerja di rumah P

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN