Episode - 58

2246 Kata

“Rein, dasi saya mana?” “Rein, siang nanti saya mau dimasakin ayam teriyaki, ya.” “Re, kamu ke cafe? Biar saya antar aja, sekalian saya ke kantor. Nanti, pulangnya saya jemput, ya.” “Rein...” Segala hal sudah Rakabumi ucapkan untuk kembali mendapat perhatian Reina, namun sia-sia. Dia justru dibuat kecewa dengan jawaban singkat yang selalu diberikan Reina. Hm, iya, oke, hanya itu saja. Bahkan, sepanjang perjalanan tak ada obrolan apapun. Reina jadi sosok pendiam kali ini. Dan, tentu saja perubahan tersebut terlihat jelas sekali. “Rein, Bunda semalam telpon. Kita disuruh ke rumah. Kamu bisa kan?” tanya Rakabumi, dia mengentikan mobilnya didepan cafe Reina. Mereka baru sampai. Reina mengangguk, “Bisa kok,” jawab Reina, dia membuka seltbelt kemudian hendak mencapai pintu untuk dib

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN