31. Nyerah Nggak, Om?

1131 Kata

"Sena, nggak mau udahan?" Cecilia menginterupsi Sena yang sudah duduk selonjoran sambil mengelap mukanya dengan handuk putih kecil. "Oh, nari? Mama nggak tau kamu sesuka itu sama India," lanjutnya merasa itu konyol. "Salah siapa yang nyetel India teros tiap hari? Sampe Sena jadi bisa hafal dialog neneknya Tapasya." Diam-diam cewek itu memutar kedua bola mata malas, sang mama menanggapi sindirannya sembari cengengesan. "Itu ada yang nungguin kamu di depan kamar, si Rachel sama dua kawannya." Sena sontak heran, tumben sekali tuh, dua anak manusia mau saja membawa diri tanpa merepotkannya menjemput dengan iming-iming bantu bayar buat isi bensin. Sena menuruni undakan tangga yang memanjang sampai ujung, mengintip sekilas ke arah ruang tamu yang jarak tidak begitu jauh dari ruang keluarg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN