Ombak lautan mengombang-ambingkan kapal yang berkuat dari logam sangat keras. Namun kapal yang lebih besar sengaja menabrak kapal kecil yang ditumpangi Amut dengan sengaja. Hal ini dilakukan karena para penumpang kapal besar selalu gagal menembus pertahanan kapal yang lebih kecil. Amut merupakan pemilik kapal tersebut. Guncangan yang terjadi membuatnya harus keluar untuk melihat kondisi terkini. Kapal yang lebih besar terlihat di sana dengan beberapa orang yang membawa panah berada di atas kendaraan tersebut. “Ada apa ini?” tanyanya. “Balas dendam, kaulah yang menghabisi semua saudaraku.” Seorang penjaga melepaskan anak panah. Penjaga yang lain turut mengikutinya. “Amut!” Yina hendak keluar tapi tak jadi sebab di luar sedang ada serangan. Pintu ditutup rapat-rapat. Dia kembali ke kamar.

