Ular dengan ukuran besar melihat dengan indera panas. Amut berada di depan mata. NAmun bukan itu yang menjadii incaran. Target utama adalah burung laut karena merupakan mangsa alami. Mulut dibukan lebar dan burung langsung digigit. Lilitan dengan sekuat tenaga dilakukan agar taj terjadi sebuah perlawanan. Mutan tersebut melihat mata Amut sebelmu masuk ke dalam stadion. Rasa kaget bukan kepalang dirasakan Yina meski di dalam pertahan kecil yang terbuat dari tameng. Jantung berdebar begitu kencang ketika tahu si ular berukuran besar sedang memangsa burung mutan. Aliran darah masih terasa begtu kencang meski ular tersebut sudah memasuki stadion. “Amut, mengapa ular itu tak memangsamu?” tanyanya sebagai obat rasa penasaran. “Aku tak tahu. Yang aku tahu ular suka sekali telur burung.” Amut me

