Definisi jahat menurut Aira itu, ya, Zidan. Jahat sekali, marah begitu saja sampai mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan tanpa lelaki itu tahu apa yang sebenarnya terjadi. Dan, Aira hanya bisa menangis jadinya. Sakitnya bukan hanya di kepala, namun juga di hatinya. Aira memeluk erat guling nya, memendam wajahnya yang berurai air mata disana. Hingga saat pundaknya disentuh membuat dia menoleh dan pelukan langsung dia berikan. “Ibun...” Isak Aira, tangisnya semakin kencang saat Bunda Zidan datang menghampirinya. Dia tak punya siapa-siapa, orangtuanya tak ada disini. Sedangkan, disaat seperti ini dia butuh seseorang. Dan, bunda Zidan adalah orang yang tepat untuk masalahnya kini. Bunda Zidan mengusap lembut punggung Aira, mencoba menenangkan perempuan itu. Jangan sampai tangis Air

