42. Perubahan Sikap Zidan (2)

1101 Kata

“Ra, Lo gakpapa? Muka Lo pucat banget.” Sekuat tenaga Aira terlihat biasa-biasa saja, meskipun rasa perih di lambungnya benar-benar menyiksanya. Bahkan rasa perih di lambungnya belum hilang, namun rasa sakit kini bertambah di kepalanya, pusing sekali. Mungkin, ini efek karena perutnya tak diisi makanan sejak semalam sampai sekarang yang sudah hampir menjelang siang. Aira mengangguk pelan, “Gue baik-baik aja kok,” jawab Aira, bibir pucat nya itu tersenyum tipis. Matanya melirik Zidan yang terlihat sibuk sendiri, terlihat tak khawatir ataupun peduli padanya. “Tapi, Lo pucat banget, Ra.” ucap Jihan lagi, dia benar-benar cemas dengan keadaan Aira kini. “Enggak kok, gakpapa gue.” Jihan hanya bisa menghela napas kasar, dia yakin Aira sedang tak baik-baik saja. Aira yang sekarang, berbed

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN