“Kenapa mati lampunya lama banget?” tanya Aira pada dirinya sendiri, dia menoleh menatap Zidan yang bisa dilihatnya karena terang dari ponsel lelaki itu. “Gak bayar listrik, ya?” Aira mengendikan bahunya. “Mungkin. Pasti si mbak lupa nih gak bayar listrik, makanya sekarang mati lampu, gelap gulita deh.” jawab Aira, dia mengedarkan pandangannya ke semua arah yang gelap ini. Zidan tersenyum tipis mendengar jawaban Aira yang membalas lelucon garing nya. “Berarti sekompleks kita dong gak bayar listrik?” tebak Zidan yang lagi-lagi ditanggapi oleh Aira. “Maybe,” Zidan mendengus pelan, terkekeh dia. “Ngaco.” balas Zidan yang membuat Aira tersenyum lebar. “Zi, gue ngantuk...” keluh Aira, dia bersandar pada ranjang dan merebahkan kepala diatasnya, menatap langit-langit kamar. “Tidur lah,

