50. Pasar Malam

1414 Kata

“Mau kemana, Lo?” tanya Raka saat melihat Benny yang sudah membereskan barang-barangnya seperti hendak pergi dari tempat tongkrongan mereka. Benny beranjak, dia memasukkan ponsel ke saku celananya kemudian menatap satu persatu teman-temannya disini. “Sorry, ya, gue cabut duluan. Ada janji gue.” “Alah, sok sibuk banget Lo!” “Gak setia kawan Lo, ah. Cabut duluan.” “Alasan tuh... Biar gak bayar makanan aja.” Benny terkekeh, dia mendengus pelan mendengar ucapan teman-temannya. Dikeluarkan dompet dari saku celananya, kemudian beberapa lembar uang seratus ribuan dia keluar kan kemudian diletakkan diatas meja yang berisikan makanan pesanan mereka. “Gue bayar tuh, anjir!” “Asyik... Ditraktir babang Benny.” “Yaudah, yaudah, sono Lo pergi!” Benny tersenyum, “Yaudah, gue cabut, ya!” uca

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN